• Divisi Geriatri Dep. Ilmu Penyakit Dalam FKUI/ RSCM, Jakarta Pusat 10430
  • geriatrilansia@gmail.com

Artikel

TIPS BERPUASA RAMADAN BAGI WARGA SENIOR (LANSIA)

TIPS BERPUASA RAMADAN BAGI WARGA SENIOR (LANSIA)

Oleh:

Prof. DR. Dr. Siti Setiati

Ketua Umum PB Pergemi


Ketika berpuasa, maka pola makan sehari-hari akan berubah. Apalagi saat bulan Ramadhan, dimana umat muslim diwajibkan untuk menjalankan puasa sebulan penuh. Dengan berubahnya pola makan, maka jumlah asupan kalori yang masuk ke tubuh pun jadi berkurang. Inilah yang membuat banyak orang khawatair jika para orang tua yang berusia lanjut (lansia) tidak mampu menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Dan inilah tips bagaimana agar para warga senior (lansia) bisa berpuasa dengan nyaman


1. Bagi warga lansia yg masih sehat (tidak punya penyakit) atau memiliki penyakit kronik degeneratif ( seperti hipertensi, diabetes, penyakit paru, jantung, ginjal) tapi terkontrol/terkendali, bisa tetap menjalani puasa Ramadan. 
Namun bagi mereka yg penyakit nya tidak tidak terkontrol atau kurang gizi/renta sebaiknya tidak berpuasa.

2. Bagi warga lansia yg masih terkontrol penyakitnya, konsumsi obat-obatan yang harus diminum teratur, pada saat berbuka sd sahur. Minta petunjuk dokter tentang dosis, frekuensi dan waktu minum obatnya. Bila perlu minta dokter memeriksa dengan seksama apakah cukup sehat untuk berpuasa. Jangan memaksakan diri untuk berpuasa, bila merasakan kondisi yang tidak sehat.
Bagi keluarga atau para caregiver atau pengasuh lansia, sebaiknya terus memonitor kondisi lansia yg di asuh dan laporkan ke dokter bila tampak kondisi yang mengkhawatirkan.

3. Lambatkan waktu bersahur mendekati imsak. Konsumsi banyak minum air mineral, dan makanan yg lambat dicerna seperti sayur, buah, sereal, roti gandum, dll.
Jangan konsumsi minuman berkafein seperti kopi atau minuman yang manis2 saat sahur.

4. Cukup istirahat di siang dan sore hari.

5. Olah raga ringan dapat dilakukan menjelang saat berbuka atau setelah berbuka puasa, seperti jalan kaki atau naik sepeda.

6. Berbukalah dengan makanan yg manis tapi jangan berlebihan. Biasanya dimulai dengan mengkonsumsi kurma atau jajan pasar. Konsumsi cairan yg cukup banyak, juga buah dan sayur, tentu disertai diet yg seimbang mengandung karbohidrat (nasi, roti, kentang), protein (ikan, telur, tahu, tempe, ayam), dan sedikit lemak (minyak, mentega)

7. Jangan ada fenomena 'balas dendam' alias makan yang berlebihan saat berbuka puasa sampai dengan sahur.

8. Berpuasa di bulan Ramadan itu menyehatkan jika dilakukan dengan benar, bahkan setelah beberapa hari berpuasa kadar endorfin di dalam darah akan meningkat, membuat kita lebih bugar dan nyaman.

Untuk semua sahabat Fb yang menjalaninya, Selamat Berpuasa Ramadan. Mohon dimaafkan semua kesalahan saya, bila ada tulisan atau pernyataan yang tidak berkenan.


#StayHealthyHappyandFullofSpirit #

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar




Testimonial

Facebook

Twitter